Video Viral Camat Ogan Ilir 7 Menit, Ini Klarifikasi Lengkapnya

Video Viral Camat Ogan Ilir

KAWANPUAN.COM – Baru-baru ini muncul narasi video viral Camat Ogan Ilir berdurasi 7 menit di media sosial sedang berduaan dengan wanita di ruang kerjanya.

Informasi yang beredar membuat nama seorang camat di Ogan Ilir menjadi viral, lantaran video panas berdurasi 7 menit menyebar begitu cepat di media sosial.

Penasaran seperti apa kasus video viral yang menyeret seorang camat di Ogan Ilir? Berikut adalah klarifikasi terkait video viral camat Ogan Ilir bersama wanita.

Publik digegerkan dengan beredarnya video seorang Camat di Ogan Ilir yang berduaan dengan wanita di ruang kerjanya. Dalam video yang beredar, keduanya tampak setengah bugil.

Sosok tersebut adalah Abu Rahmi Amir alias ARA, Camat Pemulutan Barat, Ogan Ilir. Sadar nama baiknya terancam, ARA akhirnya buka suara mengenai video yang beredar.

ARA mengatakan, video viral tersebut editan dan merupakan bentuk fitnah yang keji terhadap dirinya.

“Ini fitnah keji, pencemaran nama baik. Video itu editan aplikasi dan staf saya yang laki-laki siap bersaksi,” kata Abu seperti dikutip dari Tribun Sumsel, Senin (4/3/2024).

Sebelumnya beredar video berdurasi 7 menit yang memperlihatkan Abu sedang duduk di meja kerja berhadapan dengan seorang wanita yang berpakaian setengah bugil, tak mengenakan bawahan.

Sementara Abu sendiri tak mengenakan baju alias telanjang dada pada video tersebut. Kabar oknum camat berduaan di ruangan dengan lawan jenis setengah bugil, beredar luas di media sosial.

Ketika diminta konfirmasi, Abu mengaku sangat terkejut perihal kabar yang menyudutkan dirinya itu. Saat dihubungi via telepon, Abu mengatakan bahwa interaksi pada video tersebut terjadi pada 17 Januari lalu.

Ketika itu Abu masuk ruang kerja setelah mengikuti serangkaian acara di luar kantor seperti sosialisasi Pilkada Damai dan Musrenbang.

“Saya pulang ke kantor dan ketika itu cuaca panas. Saya hanya pakai baju dalam kaos putih saja di ruangan,” kata Abu.

Di dalam ruangan, Abu bersama seorang staf pria bernama Asriadi yang sedang duduk di depan meja komputer.

Abu lalu memanggil bendahara kecamatan yang diketahui merupakan wanita dalam video. “Di ruangan itu ada kami bertiga, bukan berdua. Asriadi sedang mengetik di komputer yang posisinya ada di balik lemari,” terang Abu.

Dirinya membenarkan duduk berhadapan dengan wanita yang merupakan bendahara kecamatan tersebut.

Setelah menerima laporan dari bendahara, Abu mengaku kembali menghadiri Musrenbang di salah satu desa hingga sore hari.

Menjelang waktu salat Magrib, Abu tiba di ruangan kerjanya dan mendapati staf bernama Asriadi masih duduk di depan komputer.

Sementara di luar ruang kerja, menurut Abu situasinya cukup ramai karena ada sejumlah pekerjaan yang harus diselesaikan para pegawai kantor camat.

“Saya tidak berduaan di ruangan dan situasi di kantor camat ketika itu ramai, bukannya sepi,” tegas Abu.

Perihal video yang disebut-sebut hasil rekaman CCTV, Abu menyebut ruang kerjanya tak memiliki kamera pengawas.

“Ruangan tanpa CCTV. Pasang CCTV di situ sama saja maling,” ujar Abu dengan nada kesal.

Dirinya mengaku tak tahu dari mana asal video tersebut dan bagaimana video tersebut bisa diambil.

Abu juga memastikan bahwa video yang beredar hasil editan karena menampakkan wanita setengah bugil dan dirinya yang telanjang dada.

“Ini fitnah keji, pencemaran nama baik. Video itu editan aplikasi dan staf saya yang laki-laki siap bersaksi,” kata Abu.

Dia juga mempersilakan wartawan untuk datang langsung ke kantornya guna melihat tata letak ruangan dan sudut plafon yang disebut ada CCTV. “Silakan datang, kapanpun saya siap,” tandasnya.