Video Ratu Adil Imam Mahdi, Begini Kata Bupati dan MUI Karawang

Video Ratu Adil Imam Mahdi

KAWANPUAN.COM – Sedang geger sebuah video berjudul Ratu Adil Imam Mahdi dari Karawang, Jawa Barat, sudah turun di wilayah Kutatandingan Karawang.

Rekaman video Ratu Adil Imam Mahdi itu menyebar luas melalui media sosial Tiktok, Instagram dan Twitter. Kemunculannya pun menjadi perdebatan warganet.

Sosok Ratu Adil dan Imam Mahdi yang berasal dari Karawang ini menjadi buah bibir para pengguna media sosial. Penasaran seperti apa Ratu Adil Imam Mahdi?

Dalam sebuah video viral di sejumlah platform media sosial, seorang wanita paruh baya mengenakan baju kuning kerudung warna pink mengatakan, bahwa Imam Mahdi atau ratu Sunda sudah ada turun di wilayah Kutatandingan Karawang.

“Saya memberitahukan kepada seluruh masyarakat Jawa barat, khususnya Indonesia umumnya dunia, bahwa ratu adil Imam Mahdi ratu Sunda sudah ada turun di Kutatandingan Karawang,” kata wanita itu.

“Sekarang bencana-bencana makin merajalela dan yang membikin bencana di dunia adalah Imam Mahdi,” demikian disampaikan wanita dalam video tersebut.

Video Viral 1 Menit 5 Detik

Dalam rekan video yang berdurasi sekitar 1 menit 5 detik itu, sosok wanita tua mengatakan, bahwa yang bisa mengamankan dunia adalah Imam Mahdi.

“Percaya syukur tidak percaya dunia akan hancur, bahwa Imam Mahdi sudah tiba di Karawang, Kutatandingan,” demikian katanya.

Atas kejadian ini pula, Pemerintah Kabupaten Karawang langsung menelusuri video viral tentang sosok wanita dan pria paruh baya di Karawang, Jawa Barat tersebut.

Pasalnya, pemeran Ratu Adil dan Imam Mahdi dari Republik Kutatandingan Dunia, mengaku berasal dari Karawang.

“Saya telah memerintahkan aparat setempat untuk melakukan penelusuran dan pengecekan (rumah tempat merekam video) itu,” kata Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana.

Dia menyampaikan, aparatur pemerintahan Desa Mulyasejati telah mendatangi rumah yang di duga berada dalam postingan yang menghebohkan jagat maya itu, yakni di Dusun Kampung Cikeruh RT 28/13 Dusun Liosari, Desa Mulyasejati Ciampel, Karawang.

Disampaikan, setelah mendatangi rumah tersebut ternyata rumah itu, tidak ada pemiliknya. Di lokasi, rumah itu hanya berisi pakaian bekas dan poster-poster gambar bertuliskan saung agung.

Menurut bupati, sosok laki-laki dalam video itu bernama Rosid, yang kini tidak diketahui keberadaannya.

Sesuai dengan keterangan dari Ketua RT setempat, katanya, Rosid berasal dari Kecamatan Sukasari, Purwakarta, dan mempunyai lahan garapan kebun pisang dan jeruk seluas kurang lebih 1 hektare.

Lahan itu telah digarap oleh Rosid selama sekitar empat tahun. Cellica menyebutkan, selama ini di rumah itu belum pernah ada jamaah yang berkumpul.

“Kami terus berkoordinasi dengan aparat untuk mencari dan menelisik keberadaan Rosid atas postingannya yang viral itu,” kata dia.

Reaksi MUI Karawang soal Video Ratu Adil dan Imam Mahdi

Video viral Ratu Adil Imam Mahdi dari Karawang, Provinsi Jawa Barat, benar-benar membuat heboh para pengguna media sosial di Indonesia.

Ratu Adil Imam Mahdi dari Karawang ini memperlihatkan dua orang pasangan suami istri sedang duduk di kursi. Namun ada satu wanita berada di samping mereka dengan posisi berdiri.

Beredarnya video wanita paruh baya dan laki-laki mengaku sebagai Ratu Adil dan Imam Mahdi dari Republik Kutatandingan Dunia, langsung mendapat sorotana dari warganet.

Tak hanya warganet saja, Ketua MUI Karawang KH Tajudin pun memberikan respon atau reaksi dengan menduga bahwa mereka cuma iseng membuat konten video.

Tajudin mengaku sudah menerima laporan atas kejadian video viral mengaku sebagai Imam Mahdi dan Ratu Adil tersebut. Namun, hingga saat ini keberadaan dua orang itu masih misterius.

“Kemarin kan sudah di tinjau ke sana, jadi memang orangnya nggak ada. Kalau menanggapi itu ya memang sudah jelas, jangankan kita orang Islam, orang yang mempercayai klenik (aktivitas mistis) saja mungkin nggak akan percaya sama mereka,” ujar Tajudin.

Bagi Tajudin, masyarakat awam pun tidak akan percaya bahwa mereka adalah Ratu Adil dan Imam Mahdi. Dua gambaran tokoh itu disebut berbeda jauh dari sosok yang mengaku tersebut.

“Itu Ratu Adil kan istilah yang muncul dari ramalan Raja Jayabaya, nah kalau Imam Mahdi sendiri tentu seorang tokoh yang akan muncul dalam Islam. Mengacu pada hadis maupun literatur, baik Ratu Adil maupun Imam Mahdi jelas berbeda jauh dengan sosok mereka,” tutur Tajudin.

Tajudin menduga dua orang yang mengaku Ratu Adil dan Imam Mahdi hanya iseng. Sebab, menurut laporan pihak Kecamatan Ciampel, tidak ditemukan aktivitas jamaah maupun pengikut selama keduanya tinggal di rumah tersebut.

“Kalau berdasarkan laporan tidak ada aktivitas jemaah,” katanya. “Saya menilai itu cuma iseng, kalau di bilang gangguan jiwa juga nggak mungkin, karena informasinya yang mengunggah video itu di YouTube kan Rosid (pelaku yang mengaku Imam Mahdi) sendiri,” katanya.