Video Kades Sugihwaras Cium Biduan Viral

Kades Sugihwaras Cium Biduan

KAWANPUAN.COM – Beredar sebuah rekaman video Kades Sugihwaras cium Biduan viral ke berbagai media sosial hingga membuat heboh penduduk setempat.

Adapun durasi video Kades Sugihwaras cium Biduan viral tersebut 1 menit 13 detik. Tampak dari rekaman itu terlihat botol minuman keras di salah satu kafe.

Melansir dari beritajatim.com, tampak seorang pria sedang menciumi biduan yang sedang duduk di lantai sambil memainkan ponselnya di salah satu kafe.

Pria yang di duga sebagai kepala desa di Sugihwaras, Kecamatan Kalitengah, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, itu tampak terus menyosor sang biduan.

Ironisnya, sang biduan bukan malah mengelak aksi main bibir sang kades tersebut. Tampak dalam rekaman itu sang biduan malah senyum bahagia.

Atas kejadian video viral kades Sugihwaras ciumi biduan tersebut membuat Bupati Lamongan murka dan berang kepada oknum pelayan masyarakat itu.

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi bakal memanggil Kepala Desa Sugihwaras, Kecamatan Kalitengah, guna menindaklanjuti beredarnya video viral tersebut.

Video Viral Kades Sugih Cium Biduan

Telihat dari video berdurasi 1 menit 13 detik tersebut, si Kades menggelar karaoke bersama dua biduan cantik dengan suguhan beberapa botol minuman beralkohol dan rokok.

Belakangan di ketahui, Kades Sugihwaras ini bernama Siaji. Sontak atas viralnya video tak senonoh ini Kades mendapat kecaman dan hujatan dari netizen.

“Nanti kita akan cek kembali, oleh karena itu akan kita panggil. Itu motifnya apa, bagaimana kejadiannya, mungkin ada penjelasan versi lain dari Pak Kades,” ujar Yuhronur, Selasa (2/8/2022).

Yuhronur menambahkan, pihaknya akan menindaklanjuti video viral tersebut. “Kalau itu benar terjadi dan ada hajat yang tidak baik ya pasti kita tindaklanjuti. Namun saat ini kan masih asas praduga tak bersalah,” imbuhnya.

Menyoal sanksi untuk kades tersebut, Yuhronur menjawab, itu tergantung sampai di mana tingkat kesalahannya.

“Kalau memang terbukti salah ya harus di sanksi, untuk menjaga kepercayaan publik kepada aparatur Pemerintahan Desa hingga Pemerintah Kabupaten,” tandasnya.

Secara terpisah, Kades Sugihwaras Siaji tak menampik video viral aksi cium biduan tersebut. Atas kejadian ini, Siaji lantas meminta maaf ke perangkat desa dan masyarakat setempat.

Meski begitu, Siaji berkata bahwa pihaknya merasa tertipu dan merasa malu. Menurutnya, apa yang dilakukannya di video itu bukan serta merta inisiatifnya.

“Saya tidak ikut mengkonsumsi miras. Sebab punya penyakit liver. Hanya satu gelas untuk penghormatan warga. Tapi, saya minta yang putih saja,” katanya.