Siapa Retno Marsudi? Menlu Indonesia Memiliki Kekayaan Meningkat Pesat

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi

KAWANPUAN.COM – Retno Marsudi, sebagai Menteri Luar Negeri Indonesia, telah memperoleh pencapaian yang mengesankan dalam dunia politik.

Dedikasinya terhadap kepentingan negara serta kemampuannya dalam menjalin hubungan diplomatik dengan negara-negara lain telah mengukuhkan posisinya sebagai salah satu tokoh yang berpengaruh.

Selain prestasinya dalam karir politiknya, Retno juga dikenal memiliki kekayaan yang meningkat dengan pesat. Berdasarkan laporan terkini, total kekayaannya diperkirakan mencapai puluhan miliar rupiah.

Sumber-sumber menyebutkan bahwa kekayaan Retno Marsudi berasal dari beragam aset, termasuk investasi properti dan bisnis.

Selain itu, keterlibatannya dalam beberapa perusahaan swasta yang sukses juga turut berkontribusi pada akumulasi kekayaannya.

Prestasi serta kekayaan yang dimiliki Retno telah menjadi sumber inspirasi bagi banyak individu.

Melalui dedikasi dan kerja kerasnya, beliau membuktikan bahwa kesuksesan dalam karir dan keuangan dapat diraih dengan komitmen yang kuat.

Kekayaan Retno Marsudi Meningkat Pesat

Retno Marsudi merupakan perempuan pertama yang menjabat sebagai Menteri Luar Negeri Indonesia.

Sejak tahun 2014, Retno telah menempati jabatan Menteri Luar Negeri dalam periode pemerintahan Jokowi hingga saat ini.

Seiring dengan kemajuan karirnya, kekayaan Retno juga mengalami peningkatan yang signifikan.

Sebelum menjabat sebagai Menteri Luar Negeri, Retno pernah bertugas sebagai Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Belanda di Den Haag.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), kekayaan Retno Marsudi mengalami peningkatan yang cukup pesat.

Pada tahun 2017, nilai harta kekayaannya dilaporkan mencapai Rp15,4 miliar.

Namun, pada LHKPN tahun 2022, jumlah kekayaannya meningkat drastis menjadi Rp32 miliar.

Berikut ini adalah rincian harta kekayaan Retno Marsudi pada periode 2022:

  • Properti berupa tanah dan bangunan di Depok, Bekasi, dan Bogor senilai Rp2,5 miliar.
  • Dua mobil senilai total Rp422 juta. Diantaranya adalah Toyota Fortuner Jeep tahun 2021 senilai Rp360 juta dan mobil Toyota Crown Saloon Sedan tahun 2009 senilai Rp62 juta.
  • Kas dan setara kas senilai Rp28,9 miliar, serta tidak memiliki hutang atau surat berharga lainnya.