Kontribusi Meningkatkan Kesadaran Isu Kesehatan Mental

Kesadaran Isu Kesehatan Mental
Young Asia female physician doctor wear face mask using digital tablet sharing good health test news with happy male patient sit on couch in house. Medical insurance, Visit patient at home concept.

KAWANPUAN.COM – Isu kesehatan mental kini mulai menjadi hal yang bukan lagi tabu di masyarakat. Bisa di lihat dari hadirnya film yang mengangkat tema kesehatan mental.

Misalnya, mereka berhasil mencapai penjualan fantastis. Begitu pula ketika penyintas berani bicara akan kondisinya. Gak sedikit pula yang mampu berempati, meski masih ada yang merespons negatif.

Sayangnya, di balik perubahan tersebut mulai muncul pula fenomena-fenomena romantisasi isu gangguan mental.

Hal itu mempersepsikan dan menggambarkan gangguan mental sebagai sesuatu yang glamor, estetik, atau kekinian.

Padahal, perilaku seperti itu justru membahayakan diri sendiri dan sangat tidak nyaman bagi penderitanya.

Lantas, apa saja sih kontribusi dalam meningkatkan kesadaran pada isu kesehatan mental? Ikuti ulasannya sampai akhir artikel ini.

1. Menelusuri Lebih Dalam Isu Kesehatan Mental

Memahami sesuatu itu ibaratnya kita mau membaca buku. Kalau kita tidak membaca sampai halaman terakhir, bisa jadi informasi yang diperoleh akan menggantung atau gak lengkap.

Sama halnya kalau kita memaknai tema kesehatan mental ini hanya berdasarkan tren yang berkembang saja, bisa jadi akan menimbulkan miskonsepsi.

Maka dari itu, menelusuri lebih dalam mengenai tema kesehatan mental ini juga perlu dilakukan untuk meningkatkan self awareness.

Misalnya, mencari tahu tentang kondisi gangguan mental dasar, atau bagaimana mencegah gangguan mental, dan lainnya.

Termasuk juga memahami tentang bagaimana memberikan pertolongan untuk mendukung orang lain yang mengalami gangguan mental.

Sehingga dari pemahaman ini nantinya juga berguna untuk membantu diri sendiri dan orang lain. Lebih dari itu, edukasi tersebut akan menuntun kita lebih bijak menyikapi suatu pernyataan, terutama di media sosial.