Kasus Nikita Mirzani, Polisi Jemput Paksa Nikita Mirzani

Aktris Nikita Mirzani

KAWANPUAN.COM – Kasus Nikita Mirzani apa kok sampai-sampai polisi jemput paksa dan kepung rumahnya di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Ternyata, alasan kedatangan polisi ke rumah Nikita Mirzani karena sang artis mangkir dari panggilan. Dugaan kasus Nikita Mirzani adalah laporan Dito Mahendra.

Sebelum membahas kasus Nikita Mirzani, belakangan sang artis mempertayakan ketidakwajaran sejumlah anggota polisi datang ke rumahnya pada pukul 3 pagi.

Semua itu terlihat dari unggahan Nikita Mirzani melalui media sosial Instagram. Kali ini janda 3 anak menceritakan bagaimana kronologi kedatangan polisi ke rumahnya.

Terlebih lagi ini, Nikita Mirzani merasa jika segerombolan polisi tersebut datang pada saat waktu yang tidak wajar. Polisi itu berjumlah 11 orang datang pada pukul 03.00 pagi.

Janda cantik yang lagi dekat dengan John Hopkins mengisahkan bagaimana perlakuan buruk oknum polisi yang di dapatkan oleh asisten rumah tangganya.

Keluh Kesah Nikita Dikepung Polisi

Padahal dari awal Nikita Mirzani sudah menanyakan secara baik-baik apa permasalahan sehingga para polisi datang ke rumahnya.

“Jam 3 pagi tiba2 datang segerombolan polisi sekitar 11 org yah dari Serang kota Banten. Masuk tanpa izin ke rumah saya,” tulisanya.

“Arogan pembantu saya didorong setelah mendobrak pintu depan garasi saya. Saya Sudah bertanya baik2 ada masalah apa?,” tulisnya.

Nikita Mirzani melanjutkan jika polisi tersebut berkata bahwa dirinya di tangkap terkait dengan pasal undang-undang ITE.

Sebagai seorang masyarakat, Nikita Mirzani menanyakan apakah prosedur ini memang sudah sesuai untuk melakukan penangkapan.

Menurutnya tidak pantas sama sekali seorang Aparatur Negara datang pagi-pagi buta ke rumah masyarakat.

Pada saat itu Nikita Mirzani juga menanyakan apakah tak bisa menunggu waktu hingga pagi agar lebih sopan saat bertamu ke rumah orang lain.

“Tetapi dgn arogan bapak polisi dari Serang kota banten ingin membawa saya dgn surat penagkapan, yang di laporkan adalah UU ITE katanya,” tulisnya.

“Laporan bulan mei tgl 16 masa langsung Di tangkep tgl 16 juni juga. Kalau pun memang benar apakah prosedur Sudah Di lakukan dgn bnr! Apakah pantas aparatur negara dtg jam 3 pagi. Emang ga bisa jam 9 pagi kek gitu Tunggu saya cakep dl Abis mandi dll?,,

“Saya minta pendapat dari bapak2 @divisihumaspolri yang terhormat bapak kapolri @listyosigitprabowo dan president tercinta nikita mirzani bapak @jokowi. Semua terekam Di CCTV. Terima kasih,” tandasnya.

Duduk Perkara Kasus Nikita Mirzani

Nikita Mirzani dilaporkan Dito Mahendra, pacar Nindy Ayunda atas dugaan pencemaran nama baik. Berkasnya di serahkan ke Polresta Serang Kota sejak 16 Mei 2022.

Anehnya, Nikita Mirzani justru tidak mengenal secara personal dengan Dito Mahendra. Tapi justru menurut artis 36 tahun, lelaki itu lah yang menganggu kehidupannya.

“Saya enggak pernah kenal Dito. Tapi Dito pasti kenal saya,” kata Nikita Mirzani di rumahnya kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada Rabu (15/6/2022).

Nikita Mirzani lantas membeberkan kelakuan Dito Mahendra terhadapnya. Termasuk pula menyasar pada bisnis sang artis dan juga Fitri Salhuteru.

Sahabat Nikita Mirzani, Fitri Salhuteru mengiyakan ucapan tersebut. “Itu sudah konfirmasi ya. Karena yang melakukan sudah mengakui,” terang pengusaha 48 tahun itu.

Tindakan itu bukan hanya menyasar pada Nikita Mirzani, tetapi juga manajernya, Dhea. Ia dibuntuti dan di kirim foto hingga ke kos-kosan. “Jadi caranya sudah seperti mafia,” ucap Nikita Mirzani.

Untuk itu Nikita Mirzani berharap bisa bertemu Dito Mahendra. Terlebih atas laporan lelaki tersebut dan membuat sang artis nyaris dijemput paksa polisi.

“Gue mau ketemu sama Dito, oh pengin banget gue. Salam ke Dito Mahendra pacarnya Nindy Ayunda,” imbuhnya.

Polisi Minta Nikita Mirzani Koperatif

Pihak kepolisian minta Nikita Mirzani kooperatif dan menjalani pemeriksaan. Hal itu di sampaikan oleh Kabid Humas Polda Banten, Kombes Shinto Silitonga.

“Saat ini penyidik Satreskrim Polresta Serang Kota berada di depan kediaman NM untuk menindaklanjuti laporan polisi yang sudah di tingkatkan statusnya ke penyidikan,” ujar Shinto Silitonga dalam keterangan persnya.

Polisi menyebut sudah beberapa kali melayangkan surat panggilan kepada Nikita Mirzani. Namun ibu tiga anak itu tidak juga datang hingga akhirnya melakukan penjemputan paksa.

“Upaya paksa di lakukan terhadap NM karena NM mangkir dalam beberapa kali pemanggilan resmi dari penyidik,” tutur Shinto Silitonga.

“Sesuai dengan hukum acara pidana, maka penyidik datang ke kediaman NM dan meminta NM untuk kooperatif dan ikut bersama dengan penyidik guna memberi keterangan di depan penyidik,” sambungnya.

Hingga saat ini, polisi belum juga berhasil menemui Nikita Mirzani. Polisi berharap Nikita Mirzani bisa kooperatif mengikuti hukum yang ada.

“Sampai saat ini, NM belum bersedia keluar untuk bertemu dengan penyidik namun penyidik tetap persuasif dan menghimbau NM untuk kooperatif dalam penyidikan,” tukasnya.

Dalam Instagram Nikita Mirzani, ia menyebut polisi sudah ada di rumahnya dari jam 03.00 WIB. Mereka sempat memaksa masuk ke dalam rumah dengan merusak jendela ART-nya.