Instagram Nikita Mirzani Hilang, Akhirnya Jadi Wajib Lapor

Instagram Nikita Mirzani

KAWANPUAN.COM – Instagram Nikita Mirzani hilang usai penangkapan berlangsung di halaman pusat perbelanjaan bersama sang anak.

Atas kejadian ini, Asisten Nikita Mirzani, Mail buka suara soal akun Instagram Nikita Mirzani hilang bertepatan dengan penangkapan atas laporan Dito Mahendra.

Mail sendiri mengaku masih bingung dengan kejadian tersebut. Dia mengatakan kalau akun Instagram @nikitamirzanimawardi_172 itu tiba-tiba tidak bisa di akses.

Iya pas banget tadi pas dia di bawa itu terus tiba-tiba Instagram mati, aku juga bingung,” kata Mail, di kutip dari kanal YouTube MOP Channel.

Awalnya, dia mengira bahwa akun Instagram Nikita turut di amankan oleh pihak kepolisian. Akan tetapi dugaannya itu salah.

“Aku kira takutnya di amankan juga kan. Oh ternyata enggak,” lanjutnya. Menurut penuturan Mail, akun Instagram tersebut terhubung dengan ponsel Dea, manajer Nikita.

Tetapi sang manajer juga tak bisa mengakses akun tersebut. “Kalau misal Instagram sih tadi kan aku nanya Dea kan (akunnya) nyambung ke Dea, memang enggak bisa login lagi. Nanti gimananya aku kabari deh,” kata Mail.

Seperti di ketahui, Nikita Mirzani di jemput paksa oleh kepolisian Polda Banten pada Kamis, 21 Juli lalu di salah satu mal di kawasan Senayan.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Shinto Silitonga membeberkan alasan pihak berwajib menjemput paksa sang aktris.

Menurut Shinto, penangkapan Nikita telah melalui berbagai pertimbangan hukum. Tak hanya itu, perilaku NM kurang kooperatif menjadi alasan utama Polresta Serang Kota menjemput paksa sang artis.

“Pertimbangan penangkapan terhadap tersangka NM tentu saja pada sikap NM yang cenderung tidak kooperatif selama penyidikan,” kata Shinto Silitonga.

“Penyidik sudah beberapa kali menyampaikan himbauan agar tersangka kooperatif selama proses penyidikan berlangsung,” sambungnya.

Nikita Mirzani alias NM di polisikan atas kasus dugaan pencemaran nama baik oleh kekasih Nindy Ayunda, Dito Mahendra. Laporan Dito pada 16 Mei 2022 ke Polresta Serang Kota.