INI Saran Lurah ke Perempuan Korban Kekerasan Petugas PPSU

Kekerasan Perempuan
Lurah Kuningan Barat Agus Muharam datangi rumah PPSU viral dianiaya Pacar. ©2022 Merdeka.com

KAWANPUAN.COM – AKSI Kekerasan terhadap perempuan terus terjadi. Baru-baru ini beredar rekaman video petugas PPSU melakukan aksi kekerasan terhadap perempuan.

Perempuan bernama Eti tersebut mengali aksi kekerasan terhadap pacarnya bernama Zulpikar. Di mana kedua anak manusia ini sesama profesi sebagai petugas PPSU DKI Jakarta.

Wanita bernama Eti (39) adalah petugas PPSU Kelurahan Bangka. Sementara pria bernama Zulpikar merupakan petugas PPSU Kelurahan Rawa Barat.

Setelah kejadian aksi kekerasan terhadap perempuan viral di media sosial, Lurah Kuningan Barat Agus Muharam, langsung mengunjungi korban di rumahnya.

Lurah Kuningan Barat memberkan saran kepada perempuan korban kekerasan tersebut untuk melanjutkan proses hukum kepada pria yang melakukan aksi tak terpuji tersebut.

Selain memberikan saran ke proses hukum, Agus Muharam juga memberikan motivasi kepada perempuan yang menjadi korban kekerasan dari pria bernama Zulpikar tersebut.

Kedatangan Agus ke rumah perempuan korban kekerasan juga di temani oleh Fatulloh selaku Ketua RT 01 RW 01 Jl. Kuningan Barat.

Keduanya hendak memberikan saran kepada E, petugas PPSU yang viral karena mengalami kekerasan pacarnya sendiri. Di ketahui, pelaku penganiayaan juga bertugas sebagai PPSU DKI.

“Kita dari pemerintah hanya ngasih saran yang terbaik. Berpikirlah ke depan. Jangan hanya karena kamu nafsu, hilang semua tuh tapi ke depannya akan berakibat yang tidak baik,” kata Agus.

Sebagai informasi, telah beredar video penganiayaan petugas PPSU di Rawa Barat kepada korban berinisial E yang merupakan PPSU di Kelurahan Bangka.

Namun, E memilih untuk berdamai dengan korban. Lebih lanjut, Agus menanyakan kronologi yang sebenarnya dan meminta E untuk mendengarkan saran-saran dari keluarga.

Di mana meminta untuk tetap lanjut memroses hukum atas tindakan penganiayaan tersebut. “Buka mata hati kamu. Orang itu udah enggak layak buat kamu,” katanya sebagaimana Kawanpuancom lansir dari banyak media.

“Baru jadi calon saja udah begitu, sudah bar-bar begitu. Paham ya maksud saya. Saya juga enggak bisa maksa, enggak bisa ngapa-ngapain, itu hak kamu. Cuma pandangan saran,” kata Agus.

Agus juga meminta E untuk berhenti mengasihani pelaku atas perlakukan Z kepada E yang keduanya sama-sama berprofesi sebagai petuas PPSU.

“Jangan kamu kasihan sama orang seperti itu, tindakannya udah sangat tidak bagus itu. Kamu hargai orang tua kamu sama anak kamu. Allah sudah nunjukkan itu calon yang enggak baik buat kamu,” kata Agus.