Ini Komentar Warga Kademangan soal Kesaktian Gus Samsudin

Pesulap Merah Gus Samsudin

KAWANPUAN.COM – Berikut ini komentar warga Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar soal kesaktian Gus Samsudin yang viral di Youtube usai berseteru dengan Pesulap Merah.

Gus Samsudin mencuat usai berseteru dengan Pesulap Merah. Keberadaan Samsudin sebagai pemilik padepokan Nur Dzat Sejati memang menyisakan tanda tanya.

Salah satunya adalah komentar warga setempat tentang sosok Gus Samsudin. Lantas apa kata penduduk setempat soal Gus Samsudin?

Tetangga yang berada di sekitar padepokan Nur Dzat Sejati pun buka-bukaan soal kesaktian Gus Samsudin yang belakangan ini terbongkar oleh Pesulap Merah.

Menurutnya, Gus Samsudin di kenal sebagai YouTuber yang kerap membagikan video spiritual. Samsudin di kenal sebagai seorang pendakwah sekaligus pendiri Padepokan Nur Dzat Sejati.

“Tidak kenal secara pribadi, ya hanya tahu dari warga saja. Ya, cuma tahu saja kalau dia (Gus Samsudin) sering bikin video di YouTube,” kata warga setempat.

“Dia dulu juga bukan warga sini, kalau nggak salah asalnya dari Lampung,” kata salah seorang warga Kelurahan Kademangan, Blitar yang berinisial PS, Rabu (27/7/2022).

Ia mengaku tidak mengetahui pasti pribadi Gus Samsudin. Warga sekitar hanya mengetahui cerita dari mulut ke mulut tentang siapa Gus Samsudin tersebut.

Termasuk, sosok Gus Samsudin yang sebelumnya hanya memiliki rumah sederhana di utara padepokan miliknya juga masyarakat setempat kurang mengetahuinya.

“Dulu tahunya ya rumahnya yang di utara (padepokan) belum sebesar sekarang ini. Rumahnya ya biasa aja, baru beberapa tahun terakhir bangun lagi,” katanya.

Komentar Warga Soal Kesaktian Gus Samsudin

Kemudian apakah warga percaya dengan kemampuan spiritual seperti ilmu qulhugeni milik Gus Samsudin? Berikut komentar warga tentang kesaktian ilmu qulhugeni Gus Samsudin.

PS mengaku tidak percaya dengan ilmu-ilmu pengobatan seperti di YouTube Gus Samsudin. Namun, dia juga tidak memiliki hak untuk mengusik urusan Gus Samsudin dan padepokannya.

Sebab, selama ini Gus Samsudin tak mengganggu warga sekitar. “Ya, selama tidak mengganggu warga Kademangan, saya kira silakan saja,” kata warga ini.

“Kecuali kalau meresahkan dan sebagainya itu urusannya pihak berwajib,” jelasnya.

Hal senada juga di sampaikan warga di Desa Plosorejo, AP. Menurutnya, warga tidak memiliki hak untuk mencampuri urusan pribadi Gus Samsudin.

“Kebanyakan warga ya biasa saja, ramai ya karena kejadian minggu lalu itu. Jangan sampai gaduh lagi, kalau memang tidak benar yang biar urusan polisi dan sebagainya,” katanya.

AP melanjutkan, orang yang datang ke padepokan milik Gus Samsudin tersebut adalah orang dari luar Blitar. Sehingga, baik para santri, pasien maupun tamu kebanyakan berasal dari luar kota atau luar provinsi.

“Kebanyakan bukan orang sini yang datang, banyak yang dari luar kota,” tandasnya.

Di ketahui, nama Gus Samsudin dan Pesulap Merah sempat ramai di media sosial usai terjadi kesalahpahaman antara keduanya.

Tepatnya, saat Pesulap Merah yang mendatangi padepokan milik Gus Samsudin di Desa Rejowinangun, Kecamatan Kademangan, Blitar untuk membuktikan ilmu spiritual Gus Samsudin.