Empty Sella Syndrome Gerogoti Tubuh Ruben Onsu

Empty Sella Syndrome Ruben Onsu

KAWANPUAN.COMEmpty Sella Syndrome adalah jenis penyakit yang saat ini sedang mengerogoti tubuh presenter Ruben Onsu.

Mengutip Hopkins Medicine, empty sella syndrome atau sindrom sella kosong (ESS) bisa terjadi ketika seseorang memiliki sella tursika yang membesar.

Ini adalah struktur tulang di mana kelenjar pituitari berada di dasar otak. Selama tes pada area tersebut, kelenjar pituitari pertama-tama mungkin terlihat seperti hilang.

Penyakit empty sella syndrome inilah yang saat ini sedang menggerogoti tubuh Ruben Onsu hingga akhirnya sang presenter kondisi kesehatan terus menurun.

Kabar kesehatan Ruben Onsu belakangan ini tengah mencuri perhatian publik. Pasalnya, suami Sarwendah itu sudah beberapa kali harus ke rumah sakit.

Dalam kondisi pucat, Ruben Onsu mengalami gangguan pada bagian otaknya. Setelah menjalani rangkaian pemeriksaan, kini penyakit itu akhirnya terungkap.

Ruben Onsu lewat tayangan YouTube Trans 7 Official, mengalami gangguan kesehatan cukup serius selama beberapa bulan terakhir.

“Jadi kemarin itu aku udah MRI jadi ada bercak-bercak putih di bagian otak A. Dan yang kedua juga ada Empty Sella Syndrome,” sambung Ruben Onsu.

Sebelum di vonis Empty Sella Syndrome, Ruben mengaku telah membagikan kondisi kesehatannya pada beberapa rekannya.

Salah satunya yakni yakni Irfan Hakim, yang di akui banyak menghabiskan waktu syuting dengannya.

“Jadi saya yang harus cerita sehingga kalau ada brief di studio ‘eh gue keluar ya’ biar ada yang bantu back up apa yang tadi di brief,” ujarnya.

Di akui Ruben Onsu, setelah berbagai kondisi kesehatannya dengan beberapa rekannya di lokasi syuting, ia merasa sedikit lega.

Sebab, saat ia menghindari briefing karena beberapa kondisi, ia masih bisa menjalankan pekerjaan dengan baik.

Sering mendapat efek samping dari penyakitnya di lokasi syuting, Ruben mengaku tidak bisa berlama-lama di dalam ruangan yang terlalu dingin.

Gejala Empty Sella Syndrome Gerogoti Tubuh Ruben Onsu

Presenter 38 tahun itu rupanya kerap mengalami seperti kehilangan penglihatan apabila berada dalam kondisi yang terlalu dingin.

“Kadang kalau kedinginan banget apa yang terjadi?” tanya Irfan Hakim.

“Gue bisa nggak ngeh, matanya udah kayak buram, kabur gitu, kaku kayak gak bisa bergerak gitu, badanya gak bisa bergerak,” jawab Ruben Onsu.

“Jadi saya harus membuat lingkungan kerja saya nyaman gitu, jadi jangan sampai (ada pertanyaan)’ kenapa Ruben di prioritaskan’. Makanya saya nggak cerita ke tim atau crew,” jelas Ruben.

Selama ini, Ruben Onsu menutupi penyakitnya karena takut akan ada salah paham bila ia mendapat perilaku yang di bedakan.