Cuitan Soleh Solihun Kena Pungli Rp30 Ribu Bikin Heboh

Cuitan Soleh Solihun

KAWANPUAN.COM – Cuitan Soleh Solihun di Twitter berhasil membuat heboh jajaran Polda Metro Jaya. Ia mencuit terkait biaya cek fisik kendaraan di Samsat Polda Metro Jaya.

Komika Soleh Solihun, saat cek fisik kendaraan untuk perpanjang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) lima tahun sekali harus mengeluarkan biaya Rp30 ribu rupiah kepada petugas.

Usut punya usut, cuitan Soleh Solihun soal biaya cek fisik kendaraan tidak kena biaya alias gratis. Rupanya, Soleh Solihun kena pungli oknum pegawai Samsat Polda Metro Jaya.

Pihak Samsat Polda Metro Jaya yang mengetahui cuitan komika Soleh Solihun, langsung menghubungi dan menjelaskan bahwa cek fisik kendaraan sebenarnya gratis tanpa biaya.

Polda Metro Jaya akhirnya memecat petugas yang terbukti melakukan pungutan liar alias pungli terhadap komika Soleh Solihun saat mengurus perpanjangan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Kanit Samsat Polres Metro Jakarta Selatan AKP Mulyono mengatakan, pelaku pungli berinisial AS merupakan karyawan bantuan (karban) di Kantor Samsat Polda Metro Jaya.

“Itu bukan polisi, itu karyawan bantuan. Kemarin sore sudah saya berhentikan. Yang bersangkutan tidak lagi menggesek. Saya pulangkan,” kata Mulyono, Rabu (28/9) kemarin.

Mulyono mengaku telah mempertemukan Soleh Solihun dengan pelaku pungli tersebut. Dia memastikan, tindakan pelaku yang meminta biaya sangatlah tidak benar.

“Tidak boleh ada pungutan, itu karyawan bantuan bukan oknum bukan polisi. Pegawai bantuan di tempat gesek,” katanya menegaskan.

Kronologi Cuitan Soleh Solihun Kena Pungli

Praktik pungutan liar yang menimpa Soleh Solihun viral setelah ia unggah melalui akun Twitter @solehsolihun. Dalam unggahannya, Soleh mendatangi Samsat Polda Metro Jaya pada Selasa (27/9).

Soleh menjalankan semua prosedur saat mengurus pajak perpanjangan STNK 5 tahunan. Namun Soleh di minta membayar uang Rp 30 ribu seusai melakukan cek fisik kendaraan.

“Perpanjangan STNK 5 tahunan. Jam 8 pagi sampai samsat di Polda Metro, langsung cek fisik. Bayar 30 ribu. Setelah cek fisik, motor di parkir, saya tunggu di ruang sini. jam 8.13, berkas di terima. lanjut lantai 4,” kata Soleh.

Cuitan Soleh itu langsung di respons Kanit Samsat Jakarta Selatan, AKP Mulyono dengan langsung menemui Soleh.

“Perkara 30 ribu cek fisik, ternyata ulah oknum. Barusan AKP Mulyono Kanit Samsat Jakarta Selatan menghadap saya dan meminta maaf atas ulah oknum dan mengatakan si oknum akan di beri hukuman. Pak Mulyono selaki lagi memastikan: cek fisik gratis!,” tulis akun @solehsolihun.