Ciri Cacar Monyet pada Manusia yang Melanda 50 Negara di Dunia

Cacar Monyet

KAWANPUAN.COM – Melalui artikel ini kamu akan mendapatkan informasi tentang ciri cacar monyet pada manusia yang saat sudah melanda 50 negara di dunia.

Cacar monyet teridentifikasi telah menyebar ke lebih dari 50 negara di dunia. Ini sesuai hasil pertemuan Organisasi Kesehatan Dunia, WHO.

Dengan kondisi seperti ini, WHO belum melakukan deklarasi Darurat Kesehatan Masyarakat yang Menjadi Perhatian Internasional (PHEIC) atau pandemi cacar monyet.

Penyebaran cacar monyet ke lebih dari 50 negara ini membuat kalangan ilmuan menyesalkan tindakan WHO yang belum memberikan status sebagai pandemi.

Boghuma Titanji, ahli virus di Universitas Emory mengatakan, kondisi ini membutuhkan perhatian. “Saya sangat terkejut dengan keputusan itu,” kata Boghuma Titanji dilansir Science.

“Rasanya sekali lagi seperti kesempatan yang terlewatkan untuk memusatkan perhatian yang sangat di butuhkan pada situasi saat ini,” ujarnya.

Sedangkan Gregg Gonsalves, seorang ahli epidemiologi Yale, yang menasihati komite dalam pertemuan itu. “Saya pikir mereka membuat kesalahan besar. Mereka melakukan tendangan.”

Laporan panel dalam pertemuan WHO itu menunjukkan ada beberapa ketidaksepakatan tentang apakah akan mengeluarkan peringatan global atau tidak.

Beberapa Anggota menyatakan pandangan yang berbeda. Komite memutuskan dengan konsensus untuk memberi tahu Direktur Jenderal WHO.

“Bahwa pada tahap ini wabah harus di tentukan bukan merupakan PHEIC atau pandemi,” katanya.

Dengan menerima keputusan panel, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengeluarkan pernyataan yang mengatakan dia “sangat prihatin” tentang wabah cacar monyet.

Apa Itu Penyakit Cacar Monyet?

Infeksi virus yang di tandai dengan bintil bernanah di kulit. Cacar monyet atau monkeypox pertama kali muncul di negara Republik Demokratik Kongo pada tahun 1970.

Pada awalnya, penyakit cacar monyet memiliki gejala yang serupa dengan cacar air, yaitu bintil berair.

Seiring perkembangan penyakit, bintil berair berubah menjadi bernanah dan menimbulkan benjolan di leher, ketiak, atau selangkangan akibat pembengkakan kelenjar getah bening.

Cacar monyet merupakan penyakit yang dapat menular dari orang ke orang, tetapi sumber utamanya adalah hewan pengerat dan primata, seperti tikus, monyet, atau tupai yang terinfeksi.

Ciri Cacar Monyet pada Manusia

Gejala cacar monyet akan muncul 5–21 hari sejak penderitanya terinfeksi virus monkeypox. Gejala awal cacar monyet adalah:

Demam, letih atau lemah, menggigil, sakit kepala, nyeri otot. Kemudian pembengkakan kelenjar getah bening, yang di tandai dengan benjolan di leher, ketiak, atau selangkangan.

Gejala awal cacar monyet dapat berlangsung selama 1–3 hari atau lebih. Setelah itu, ruam akan muncul di wajah dan menyebar ke bagian tubuh lain, seperti lengan atau tungkai.

Ruam yang muncul akan berkembang dari bintil berisi cairan hingga berisi nanah, lalu pecah dan berkerak, kemudian menyebabkan borok di permukaan kulit.

Akibat Monkeypox

Virus monkeypox atau cacar monyet adalah virus ini awalnya menular dari hewan ke manusia melalui cakaran atau gigitan hewan, seperti tupai, monyet atau tikus, yang terinfeksi virus monkeypox.

Penularan virus monkeypox juga dapat terjadi lewat kontak langsung dengan cairan tubuh hewan yang terinfeksi.

Cacar monyet menyebar antarmanusia melalui percikan liur yang masuk melalui mata, mulut, hidung, atau luka di kulit.

Penularan juga bisa terjadi melalui benda yang terkontaminasi, seperti pakaian penderita. Namun, penularan antarmanusia membutuhkan kontak yang lama.

Apa Obat Cacar Monyet?

Hingga saat ini, belum ada pengobatan untuk cacar monyet. Penyakit ini umumnya hanya menimbulkan gejala ringan dan dapat sembuh dengan sendirinya dalam 2–4 minggu.

Sedangkan penyebaran cacar monyet dapat dicegah dengan vaksin cacar (smallpox). Sementara itu, beberapa negara menggunakan tecovirimat untuk mengatasi cacar monyet.

Tecovirimat bekerja dengan menghambat virus cacar monyet berkembang biak dan menyebar ke orang lain. Namun, penggunaan obat ini masih terbatas pada pasien dewasa dengan berat badan ≥40 kg dan anak dengan berat badan ≥13 kg.

Perlu di ketahui, penderita monkeypox perlu mendapatkan perawatan di ruang isolasi untuk mendapatkan pemantauan dari dokter dan mencegah penyebaran penyakit.

Cara Mudah Mencegah Monkeypox

Pencegahan utama cacar monyet adalah menghindari kontak langsung dengan hewan primata dan pengerat, seperti monyet dan tupai, atau orang-orang yang sedang terinfeksi.

Beberapa langkah pencegahan lain yang bisa Anda lakukan sebagai berikut:

  • Rajin mencuci tangan dengan air dan sabun atau hand sanitizer, terutama sebelum memasak atau mengolah makanan, sebelum makan, sebelum menyentuh hidung atau mata, dan sebelum membersihkan luka
  • Menghindari berbagi penggunaan alat makan dengan orang lain, juga tidak menggunakan barang yang sama dengan orang yang terinfeksi cacar monyet
  • Menghindari kontak dengan hewan liar atau mengonsumsi dagingnya
  • Memasak bahan makanan, terutama daging, hingga matang

Itulah informasi singkat tentang ciri cacar monyet pada manusia yang belakangan ini sedang melanda lebih dari 50 negara di dunia. Semoga kita selalu hidup sehat agar terhindar dari virus ini.