5 Perubahan Sikap Anak Korban Perundungan yang Perlu Diwaspadai

Perubahan Sikap Anak Korban Perundungan
Problems of bullying at school,sad stressed asian girl student crying sitting on the floor,group of hands pointing finger to scared schoolgirl, bullying victim being video recorded on a mobile phone

KAWANPUAN.COM – Ingin tahu perubahan sikap anak korban perundungan atau bullying? Simak, lima perubahan sikap anak korban perundungan berikut ini.

Perundungan atau bullying merupakan tindakan yang disengaja dan berulang untuk menyakiti orang lain, baik secara fisik, verbal, maupun emosional.

Anak-anak yang menjadi korban perundungan dapat mengalami berbagai perubahan sikap yang perlu diwaspadai oleh orang tua.

Perubahan Sikap Anak Korban Perundungan

Berikut adalah 5 perubahan sikap anak korban perundungan yang berhasil Kawanpuan.com rangkum dari berbagai sumber pada, Sabtu (24/2/2024):

1. Menjadi Pendiam dan Introvert

Anak yang tadinya ceria dan mudah bergaul menjadi pendiam dan lebih memilih menyendiri. Mereka mungkin enggan untuk berbicara tentang apa yang mereka alami dan menghindari interaksi sosial.

2. Penurunan Prestasi Akademik

Anak yang mengalami perundungan mungkin kehilangan fokus dan konsentrasi belajar, sehingga prestasinya menurun. Mereka mungkin merasa cemas, depresi, dan tidak bersemangat untuk belajar.

3. Mengalami Gangguan Tidur dan Makan

Anak yang dirundung mungkin mengalami kesulitan tidur, seperti insomnia atau mimpi buruk. Mereka juga mungkin kehilangan nafsu makan atau makan berlebihan.

4. Menunjukkan Perilaku Agresif atau Destruktif

Anak yang dirundung mungkin menjadi mudah marah, tersinggung, dan agresif. Mereka mungkin menunjukkan perilaku destruktif, seperti merusak barang atau menyakiti diri sendiri.

5. Menghilang atau Merasa Ingin Bunuh Diri

Dalam kasus yang ekstrem, anak yang dirundung mungkin berpikir untuk melarikan diri dari rumah atau bahkan bunuh diri.

Apa yang Harus Dilakukan Orang Tua?

Jika orang tua mencurigai anaknya menjadi korban perundungan, penting untuk segera bertindak. Berikut adalah beberapa hal yang dapat dilakukan orang tua:

  • Bicaralah dengan anak dengan tenang dan terbuka. Ciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi anak untuk menceritakan apa yang mereka alami.
  • Dengarkan dengan penuh perhatian dan jangan menghakimi. Percayalah pada cerita anak dan tunjukkan bahwa Anda ada untuk mereka.
  • Laporkan kejadian perundungan kepada pihak sekolah. Bekerjasamalah dengan pihak sekolah untuk mengatasi masalah perundungan dan melindungi anak.
  • Cari bantuan profesional. Jika anak mengalami trauma atau depresi, carilah bantuan psikolog atau terapis untuk membantu mereka pulih.

Perundungan dapat memberikan dampak yang serius bagi kesehatan mental dan emosional anak. Orang tua perlu waspada terhadap perubahan sikap anak dan segera mengambil tindakan untuk membantu mereka.